Singaraja- Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menunjukkan reputasinya sebagai perguruan tinggi rujukan dengan menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP), Senin (1/9/2025). Kunjungan ini difokuskan pada pengelolaan dan penjaminan mutu Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Rombongan UNCP yang dipimpin oleh Rektor Rahman Hairuddin, S.P., M.Si., disambut langsung oleh Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., bersama jajaran pimpinan universitas, didampingi oleh Koordinator PPG, I Gede Nurjaya, M.Pd. Pertemuan berlangsung hangat dengan diskusi mendalam seputar strategi pengelolaan PPG yang telah diterapkan Undiksha.
Rektor UNCP, Rahman Hairuddin, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Undiksha dan mengakui keberhasilan kampus ini dalam membangun tata kelola PPG yang berkualitas. Ia berharap melalui benchmarking ini, UNCP dapat mengadopsi praktik terbaik agar pelaksanaan PPG di kampusnya semakin berkembang. “Sejak memulai program PPG pada 2023, kami telah meluluskan sekitar dua ribu alumni. Namun, tantangan ke depan adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas, sehingga belajar dari Undiksha merupakan langkah penting bagi kami,” katanya. Selain terkait PPG, Rahman Hairuddin berharap ke depan dapat pula terjalin kerjasama dalam penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk mendorong inovasi pendidikan dan riset Bersama.
Sementara itu, Koordinator PPG Undiksha, I Gede Nurjaya, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan UNCP menjadikan Undiksha sebagai rujukan. Ia menegaskan bahwa Undiksha saat ini berstatus Akreditasi Unggul, sedangkan Program Studi PPG telah terakreditasi A dan sedang menjalani proses reakreditasi untuk mempertahankan prestasi tersebut.
Lebih lanjut ia menegaskan Undiksha telah dipercaya menjadi pelaksana PPG sejak tahun 2012. Dalam rentang 13 tahun, tingkat kelulusan peserta berada di atas rata-rata nasional. Pengalaman panjang ini tidak membuat pengelola PPG Undiksha berpuas diri, melainkan terus mendorong perbaikan dan inovasi, khususnya dalam pembelajaran, sebagai wujud komitmen untuk mendukung terwujudnya guru Indonesia yang unggul dan professional.
Ia juga menjelaskan bahwa saat ini PPG Undiksha fokus pada penyelenggaraan PPG bagi guru tertentu sesuai kebijakan pemerintah pusat untuk menuntaskan sertifikasi guru. “Sejak beberapa waktu terakhir, PPG Prajabatan sudah tidak dibuka. Fokus kami adalah mendukung kebijakan nasional dalam menuntaskan sertifikasi guru, dan Undiksha siap menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kualitas guru di Indonesia,” tambahnya.
Melalui pertemuan ini, kedua universitas sepakat untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama ke depan demi meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pengembangan guru profesional yang adaptif terhadap tuntutan zaman. (hms)





