Singaraja – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali dipercaya menjadi pelaksana Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu Tahap 3 Tahun 2025. Program yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru ini secara resmi dimulai dengan kegiatan orientasi awal yang dilaksanakan secara daring, Senin, 29 September 2025.
Tahun ini, Undiksha menerima kepercayaan besar dengan jumlah peserta yang sangat signifikan, yakni sebanyak 1.855 guru dari berbagai daerah di Indonesia. Angka ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam penyelenggaraan PPG di Undiksha, menunjukkan antusiasme dan kebutuhan besar akan sertifikasi pendidik di kalangan guru-guru di tanah air.
Sekretaris PPG Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd menyampaikan kegiatan orientasi ini menjadi tahap penting untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang proses dan tahapan PPG kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya soal pemenuhan administratif, melainkan juga menjadi jalan untuk meningkatkan kualitas guru secara nyata, baik dari sisi pedagogik, profesional, maupun kepribadian.
Wakil Rektor Undiksha Bidang Akademik dan Kerja Sama, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, S.T., M.T.I., yang membuka acara mewakili Rektor menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dari pemerintah kepada Undiksha. Dalam sambutannya, ia menyoroti tantangan dunia pendidikan Indonesia yang masih dihadapkan pada kekurangan tenaga guru, yang menyebabkan beberapa guru direkrut sebelum memiliki sertifikat pendidik.
Melalui program PPG ini, menurutnya, para guru yang belum tersertifikasi dapat melengkapi kompetensinya secara utuh, sehingga mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih bermutu kepada siswa. Prof. Rasben juga menegaskan bahwa Undiksha tidak hanya fokus pada program nasional, tetapi juga aktif mengembangkan program internasional yang membuka wawasan global bagi mahasiswa dan dosen. Namun demikian, program PPG tetap menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Ia pun menutup sambutannya dengan harapan besar agar seluruh peserta dapat mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh, serta mampu menyelesaikan program ini dengan hasil maksimal. “Kami berharap semua peserta bisa lulus 100 persen. Karena kemajuan pendidikan Indonesia sangat bergantung pada kualitas para pendidiknya,” ujarnya. (hms)





