Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menjalani asesmen lapangan akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada 27–28 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan mutu berkelanjutan sekaligus langkah strategis menuju peringkat akreditasi Unggul.
Saat ini, Program Studi PPG Undiksha telah menyandang akreditasi A dan terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola, layanan akademik, serta sistem pembelajaran guna menghasilkan lulusan guru profesional yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan pendidikan.
Asesmen lapangan secara resmi dibuka oleh Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen Undiksha untuk terus memperkuat tata pamong dan tata kelola Program Pendidikan Profesi Guru melalui berbagai langkah strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan.
Menurutnya, Pendidikan Profesi Guru merupakan program penting dalam menyiapkan tenaga pendidik yang profesional, kompeten, dan berkarakter sesuai kebutuhan dunia pendidikan saat ini.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa pengelolaan PPG Undiksha selama ini kerap masuk dalam tiga besar terbaik tingkat nasional. Selain itu, tingkat kelulusan peserta PPG Undiksha secara konsisten berada di atas 96 persen, yang menjadi indikator kuat kualitas pembelajaran, sistem pendampingan, dan layanan akademik yang diterapkan.
Melalui asesmen lapangan ini, Undiksha berharap para asesor dapat memberikan evaluasi yang objektif serta masukan konstruktif guna penyempurnaan program studi dan penguatan budaya mutu secara berkelanjutan.
Tim asesor LAMDIK yang hadir dalam asesmen ini terdiri atas Prof. Dr. Eko Hariyono dan Dr. Idam Ragil Widianto Atmojo. Dalam proses asesmen, keduanya melakukan klarifikasi terkait tata pamong, tata kelola, serta pelaksanaan pendidikan di Program Studi PPG Undiksha.
Selain itu, asesor juga menggali informasi secara langsung dari mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan terkait kualitas serta relevansi lulusan PPG Undiksha di dunia kerja. Momentum asesmen turut dimanfaatkan untuk menghimpun berbagai saran strategis dalam pengembangan program studi ke depan.
Tidak hanya melakukan evaluasi dokumen, para asesor juga meninjau praktik pembelajaran yang dilaksanakan dosen serta mengevaluasi sarana dan prasarana pendukung proses pendidikan maupun layanan kemahasiswaan.
Pada sesi penutupan, Koordinator PPG Undiksha, Drs. I Gede Nurjaya, menyampaikan bahwa asesmen lapangan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola dan sistem penjaminan mutu PPG secara berkelanjutan.
Ia menambahkan, selama dua hari pelaksanaan asesmen, PPG Undiksha memperoleh berbagai masukan yang sangat konstruktif dan komprehensif, baik terkait pengembangan program studi, peningkatan layanan akademik, hingga inovasi pembelajaran dan pendidikan.
Melalui proses asesmen ini, PPG Undiksha diharapkan tidak hanya mampu meraih akreditasi Unggul, tetapi juga semakin memperkuat budaya mutu dalam seluruh aspek pengelolaan program Pendidikan Profesi Guru.





