Singaraja – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menjadi tujuan benchmarking nasional dalam bidang Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kali ini, Undiksha menerima kunjungan dari Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (1/11/2024), dalam rangka memperdalam pemahaman tentang tata kelola program PPG yang telah meraih akreditasi unggul.
Rombongan UM dipimpin oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Adi Atmoko, M.Si., didampingi Koordinator PPG, Dr. Muhammad Alfan, S.Pd., M.Pd., serta tim pendukung lainnya. Kunjungan ini disambut langsung oleh Koordinator PPG Undiksha, Drs. I Gede Nurjaya, M.Pd., bersama panitia PPG Undiksha.
Dalam sambutannya, Nurjaya menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan UM dan menegaskan pentingnya hubungan historis antara kedua institusi, mengingat Undiksha dulunya bernaung di bawah IKIP Malang yang kini menjadi UM. “Pertemuan ini menjadi ajang yang sangat baik untuk memperkuat kolaborasi dan bertukar pengalaman dalam meningkatkan mutu PPG di masing-masing universitas,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun Prodi PPG Undiksha telah menyandang akreditasi Unggul, peningkatan kualitas tetap menjadi prioritas melalui strategi dan inovasi berkelanjutan. “Kami juga berharap bisa belajar praktik baik dari UM, agar Prodi PPG Undiksha semakin maju ke depan,” ujarnya.
Prof. Adi Atmoko menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Undiksha. Ia menyebutkan bahwa UM banyak belajar dari struktur pengelolaan PPG Undiksha yang langsung berada di bawah Rektorat. Hal ini menjadi perbandingan menarik karena di UM, pengelolaan PPG berada di bawah naungan Pascasarjana sejak 2019. “Kami melihat banyak hal yang bisa kami adopsi dari Undiksha, termasuk dalam hal struktural, pengelolaan administrasi, hingga penguatan publikasi,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Koordinator PPG UM, Dr. Muhammad Alfan, berharap kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola PPG di UM. “Kami ingin belajar dari Undiksha agar bisa mencapai akreditasi unggul juga, baik dari sisi akademik, administrasi, keuangan, maupun pengelolaan program secara menyeluruh,” tandasnya.
Kunjungan ini menandai sinergi positif antar-LPTK dalam rangka bersama-sama mencetak guru-guru profesional dan memperkuat mutu pendidikan nasional.





