Singaraja – Dua hari pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru (UTBK-UKPPPG) Periode III Tahun 2026 telah selesai dilaksanakan di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Berlangsung pada 5–6 September 2026, pelaksanaan ujian secara umum berjalan lancar dan kondusif.
Sebanyak 3.440 peserta dari 60 bidang studi mengikuti UTBK-UKPPPG melalui mekanisme ujian berbasis domisili. Bagi para peserta, dua hari tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju pengakuan kompetensi sebagai calon guru profesional.
Di balik pelaksanaan ujian yang berlangsung selama dua hari, terdapat berbagai dinamika yang harus dihadapi. Sejumlah peserta sempat mengalami kendala teknis, seperti gangguan jaringan internet, keterbatasan perangkat, hingga persoalan pada aplikasi soal yang menyebabkan peserta tidak dapat memilih jawaban.
Kondisi tersebut tidak serta-merta menghentikan proses ujian. Pengawas, panitia, dan tim helpdesk bergerak melakukan koordinasi untuk memastikan setiap persoalan dapat ditangani sesuai prosedur. Peserta yang mengalami kendala mendapatkan pendampingan sehingga dapat kembali mengikuti proses ujian dengan baik.
Situasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan UKPPPG tidak hanya membutuhkan kesiapan sistem dan perangkat, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang berada di lapangan. Pengawas memiliki peran penting dalam memastikan ketentuan ujian tetap berjalan, sekaligus memberikan pelayanan yang humanis kepada peserta.
Setelah ujian berakhir pada 6 September 2026, pelaksanaan UTBK-UKPPPG di Undiksha dilanjutkan dengan sesi evaluasi yang melibatkan penyelia dari Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3), bersama panitia dan pengawas.
Dalam evaluasi tersebut, penyelia Prof. Syamsul Sodiq, M.Pd. menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pengawas Undiksha. Pengawas dinilai mampu menjalankan tugas secara baik sekaligus menunjukkan sikap sabar dan responsif ketika menghadapi berbagai kondisi yang dialami peserta.
“Secara umum pelaksanaan ujian di Undiksha berjalan dengan baik. Apabila terdapat kendala, terutama yang berasal dari sisi teknis peserta, dapat segera ditangani melalui koordinasi pengawas dan helpdesk,” demikian salah satu poin yang mengemuka dalam evaluasi.
Selain aspek pengawasan, kesiapan sarana dan prasarana turut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan ujian. Fasilitas yang representatif memungkinkan ribuan peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam lingkungan yang kondusif.
Berakhirnya pelaksanaan UTBK-UKPPPG Periode III Tahun 2026 di Undiksha menjadi bagian dari komitmen Undiksha, khususnya dalam penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru, untuk mendukung proses pengujian kompetensi secara tertib, objektif, dan berintegritas.
Lebih dari sekadar menyelesaikan rangkaian ujian, dua hari pelaksanaan tersebut memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara peserta, pengawas, panitia, penyelia, dan tim pendukung. Dari ruang-ruang ujian itulah proses menuju lahirnya guru profesional terus dikawal. (hms)





